Senin, 31 Mei 2010

Puisi (AKHIR PENANTIAN)

AKHIR PENANTIAN

Dalam ruang kesunyian,
Kuberlari mencari kelakarmu
Di hiruk pikuk kehidupan,
Kumeraba-raba bayanganmu
Namun tak juga kutemukan
Dimanakah engkau?
Disetiap sudut ruang kujelajahi
Pada yang berlalu aku bertanya
Tak ada yang tahu engkau dimana?
Kau yang hadirkan rindu
Pergi tinggalkan sendu
Aku letih menunggumu,
Penat merinduimu,
Hampir mati karena cintamu
Tak ingin kulelah lagi dalam pertempuran rasa
Terjungkir dalam tanya
Akan kubunuh rindu yang mendera
Lalu kukubur dalam-dalam cinta yang tersisa
Pintaku, “jangan pernah engkau kembali lagi!”
“Jangan kau tindas aku dengan rasa tak bertepi”
Telah kututup pintu penantian
Tentangmu kini hanya sebuah kenangan
Aku yang dulu lugu sudah mati
Dalam pemberontakan batin ini
Aku harus memutar haluan
Cinta terlarang ini tak mungkin dilanjutkan
Berkacalah aku pada rasirasi kehidupan
Aku tak akan tersesat lagi oleh cinta di perempatan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar